cerita di balik selembar kain panjang

sabtu akhir bulan november lalu, hari terakhir di kos rawamangun.

ga tau gimana cara mengucapkan terima kasih buat Ibu kos super top yang selama ini dah baik banget,

akhirnya aku memesan selembar kain batik dari Anom. aku kasih ke ibu sebagai kenang-kenangan.

hari sabtu depannya, aku kembali ke rumah itu. kali ini untuk mengucapkan dukacita.

hari selasa kemarin dapat kabar bapak meninggal. diduga serangan jantung.

disambut ibu dengan cerita: aduh dina alhamdulilah..untung ya ga tau kenapa

ibu syukur banget…ada dina kasih kain panjang.

sempat bengong ga nyambung, aku dengerin aja kelanjutannya.

ibu meneruskan critanya: ibu itu ga punya kain panjang.

ada dari nenek tp sudah tua dan dipakai semua, untung ternyata dina kasih kain itu buat bapak.

kaget campur takjub campur ngeri juga. tapi akhrinya, yang penting bisa berguna buat ibu.

ternyata semua sudah ada jalannya ya din. sudah siap semua..

iya bu….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: